Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan Minta Pejabat Lapas Tanjung Raja Dinonaktifkan untuk Pemeriksaan Terkait Video Pesta Narkoba

- Admin

Selasa, 19 November 2024 - 16:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto meminta Kepala Lapas (Kalapas) dan Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dinonaktifkan sementara untuk menjalani pemeriksaan terkait video yang menampilkan dugaan pesta sabu di dalam lapas tersebut. Petugas berinisial RB, yang telah menyebarkan video ke media sosial, juga akan menjalani pemeriksaan. (Instagram/Foto Ilustrasi @agusandrianto .idInstagram)

Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto meminta Kepala Lapas (Kalapas) dan Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dinonaktifkan sementara untuk menjalani pemeriksaan terkait video yang menampilkan dugaan pesta sabu di dalam lapas tersebut. Petugas berinisial RB, yang telah menyebarkan video ke media sosial, juga akan menjalani pemeriksaan. (Instagram/Foto Ilustrasi @agusandrianto .idInstagram)

Mufasyahnews.com, Sumatera – Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto meminta Kepala Lapas (Kalapas) dan Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dinonaktifkan sementara untuk menjalani pemeriksaan terkait video yang menampilkan dugaan pesta sabu di dalam lapas tersebut. Petugas berinisial RB, yang telah menyebarkan video ke media sosial, juga akan menjalani pemeriksaan.

Agus menegaskan bahwa investigasi harus dilakukan secara transparan dan adil. “Sudah saya tekankan harus clear dan adil. Kalapas dan KPLP serta yang bersangkutan (RB) diperiksa secara adil. Dan Dirjen Pas tunjuk Plt pada dua jabatan (Kalapas dan KPLP) tersebut,” ujar Agus dalam pernyataannya pada Selasa (19/11/2024).

Lebih lanjut, Agus menyampaikan bahwa narapidana yang terlibat dalam dugaan pesta sabu tersebut tidak akan diberikan remisi.

Ia juga telah menginstruksikan pemindahan narapidana dengan masa hukuman panjang ke Lapas Super Maximum Security di Nusakambangan sebagai bagian dari langkah penegakan disiplin.

Kasus ini bermula saat petugas Lapas Tanjung Raja, Robby Adriansyah, mempublikasikan video yang memperlihatkan narapidana tengah berpesta sambil mendengarkan musik remix dan menggunakan ponsel.

Robby kemudian dimutasi dan dituduh menyebarkan berita bohong serta mengonsumsi narkoba. Pihak Kemenkumham Sumatera Selatan membantah adanya pesta sabu di lapas, dan menyebut bahwa video tersebut adalah upaya Robby untuk meminta uang dari narapidana.

Namun, Robby membantah tuduhan tersebut dan mengaku hasil tes menunjukkan dirinya positif benzodiazepin, yang menurutnya adalah obat penenang yang diresepkan oleh dokter untuk mengatasi gangguan kecemasan.

Robby kemudian mengunggah video permintaan dukungan dari publik dan Presiden untuk membantu mengungkap kebenaran dari kasus yang ia alami secara adil.

 

Berita Terkait

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI
Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Kamis, 30 April 2026 - 08:06 WITA

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WITA

Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar

Berita Terbaru