Wamenko Polkam Tinjau Lokasi Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, 54 Orang Jadi Korban

- Admin

Jumat, 7 November 2025 - 16:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta — Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus meninjau SMA Negeri 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, usai terjadinya ledakan di lingkungan sekolah tersebut pada Jumat (7/11/2025).

Dalam kunjungannya, Lodewijk membenarkan adanya temuan benda mirip senjata api di lokasi, namun memastikan bahwa benda tersebut hanya senjata mainan. “Setelah dicek, senjata itu bukan asli, melainkan senjata mainan,” ujarnya di lokasi.

Terkait penyebab ledakan, Lodewijk menjelaskan bahwa tim forensik Polri masih melakukan pemeriksaan untuk menentukan sumber pasti ledakan. Ia juga membantah dugaan ledakan akibat bom molotov, dengan alasan tidak ditemukan tanda-tanda kebakaran di lokasi.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa sebanyak 54 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Para korban terdiri dari siswa yang mengalami luka ringan hingga sedang, dan saat ini dirawat di Rumah Sakit YARSI serta Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih.

Untuk membantu keluarga dan pihak sekolah, posko informasi didirikan di kedua rumah sakit tersebut guna memudahkan pencarian data korban. “Posko ini dibentuk agar keluarga dapat mencari anak didiknya yang sedang dirawat,” kata Asep Edi.

Dari hasil penyelidikan awal, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakartamelaporkan bahwa sumber ledakan berasal dari speaker sekolah. Informasi tersebut diterima dari saksi bernama Zulfikar sekitar pukul 12.09 WIB.

Gulkarmat mengerahkan dua unit mobil dan sepuluh personel ke lokasi untuk memastikan situasi aman. Namun, Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot, menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengeluarkan laporan lapangan resmi terkait insiden tersebut.

Berita Terkait

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI
Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Kamis, 30 April 2026 - 08:06 WITA

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WITA

Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar

Berita Terbaru