Densus 88 Tangkap Remaja di Gowa, Diduga Sebarkan Propaganda ISIS Lewat WhatsApp

- Admin

Minggu, 25 Mei 2025 - 16:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Gowa – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang remaja berinisial M.A.S. (18 tahun) di Kabupaten Gowa pada Sabtu, 24 Mei 2025, pukul 17.20 WITA. Penangkapan dilakukan karena M.A.S. diduga aktif menyebarkan propaganda dan ajakan aksi teror melalui media sosial.

Menurut Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, M.A.S. diketahui mengelola dan aktif mengirimkan berbagai konten berupa gambar, video, rekaman suara, dan tulisan yang berisi propaganda Daulah Islamiyah (ISIS) di sebuah grup WhatsApp bernama “Daulah Islamiah” yang dibuat sejak Desember 2024.

Dalam grup tersebut, terdapat diskusi terkait hukum penggunaan bom bunuh diri dalam konteks perang yang mencerminkan ajaran ekstremis ISIS. Nomor telepon yang digunakan oleh M.A.S. teridentifikasi sebagai pengelola utama kanal tersebut.

Saat penangkapan, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade dan satu unit ponsel merek Oppo A3X yang diduga digunakan untuk aktivitas komunikasi dan penyebaran konten terorisme.

Saat ini, M.A.S. telah diamankan untuk proses interogasi lebih lanjut serta pengembangan penyidikan. Densus 88 berkomitmen untuk terus memberantas jaringan terorisme, termasuk yang memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana penyebaran ideologi radikal.

Densus 88 juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada aparat keamanan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi membahayakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Berita Terkait

TPNPB Klaim Serang Rombongan Freeport di Papua, Satu Prajurit TNI Gugur dan Dua Senjata Dirampas
Pengamat Publik Buka Tabir Ijazah Jokowi, Sensor Dokumen KPU Dibongkar ke Publik
KPK Sita Aset Rp40,5 Miliar Usai Geledah Kantor Bea Cukai dan Rumah Tersangka Kasus Suap Importasi
Polisi Pastikan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tanjung Priok Dalam Kondisi Waras
Diperiksa Polisi, Rocky Gerung Nilai Riset Ijazah Jokowi Sesuai Prosedur Akademik
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Ungkap Dugaan Aliran Dana ke Partai
Polisi Pastikan Reza Oktovian Ada di Lokasi Saat Lula Lahfah Meninggal
Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK Mengenai Kasus Kuota Haji

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:03 WITA

TPNPB Klaim Serang Rombongan Freeport di Papua, Satu Prajurit TNI Gugur dan Dua Senjata Dirampas

Senin, 9 Februari 2026 - 14:12 WITA

Pengamat Publik Buka Tabir Ijazah Jokowi, Sensor Dokumen KPU Dibongkar ke Publik

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:30 WITA

KPK Sita Aset Rp40,5 Miliar Usai Geledah Kantor Bea Cukai dan Rumah Tersangka Kasus Suap Importasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:16 WITA

Polisi Pastikan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tanjung Priok Dalam Kondisi Waras

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:27 WITA

Diperiksa Polisi, Rocky Gerung Nilai Riset Ijazah Jokowi Sesuai Prosedur Akademik

Senin, 26 Januari 2026 - 17:11 WITA

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Ungkap Dugaan Aliran Dana ke Partai

Senin, 26 Januari 2026 - 15:03 WITA

Polisi Pastikan Reza Oktovian Ada di Lokasi Saat Lula Lahfah Meninggal

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:28 WITA

Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK Mengenai Kasus Kuota Haji

Berita Terbaru