Mufasyahnews.com, Makassar – Seorang pemburu babi hutan menemukan kerangka manusia berserakan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), tepatnya di Kampung Cisagu, Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Penemuan tersebut terjadi pada Jumat sore, 18 April 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, saat seorang warga bernama Ajat bersama rekannya tengah berburu di hutan lebat. Mereka menemukan tengkorak manusia lengkap dengan pakaian dan sarung yang masih melekat pada tulang belulang.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, membenarkan adanya penemuan tersebut. “Ya benar, ditemukan oleh warga masyarakat saat berburu di hutan Gunung Halimun,” ujarnya kepada awak media pada Minggu, 20 April 2025.
Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, menjelaskan bahwa di sekitar lokasi penemuan, polisi juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. “Kami menemukan kaos warna cokelat, celana pendek, dan sarung motif kotak-kotak warna kuning yang masih melekat pada tulang,” jelasnya.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya. Kerangka manusia tersebut telah dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan forensik.
Penemuan ini menambah daftar kasus penemuan kerangka manusia di wilayah Sukabumi. Sebelumnya, pada Februari 2025, kerangka manusia juga ditemukan di lokasi longsor Pabuaran Sukabumi.
Taman Nasional Gunung Halimun Salak merupakan kawasan hutan lindung yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi dan sering dijadikan lokasi berburu oleh warga sekitar. Namun, penemuan kerangka manusia ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang untuk memastikan keamanan dan keselamatan di kawasan tersebut.












