Geger! Pemburu Babi Temukan Kerangka Manusia Berserakan di Hutan Gunung Halimun Salak

- Admin

Minggu, 20 April 2025 - 18:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Seorang pemburu babi hutan menemukan kerangka manusia berserakan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), tepatnya di Kampung Cisagu, Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.​

Penemuan tersebut terjadi pada Jumat sore, 18 April 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, saat seorang warga bernama Ajat bersama rekannya tengah berburu di hutan lebat. Mereka menemukan tengkorak manusia lengkap dengan pakaian dan sarung yang masih melekat pada tulang belulang.​

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, membenarkan adanya penemuan tersebut. “Ya benar, ditemukan oleh warga masyarakat saat berburu di hutan Gunung Halimun,” ujarnya kepada awak media pada Minggu, 20 April 2025.​

Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, menjelaskan bahwa di sekitar lokasi penemuan, polisi juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. “Kami menemukan kaos warna cokelat, celana pendek, dan sarung motif kotak-kotak warna kuning yang masih melekat pada tulang,” jelasnya.​

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya. Kerangka manusia tersebut telah dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan forensik.​

Penemuan ini menambah daftar kasus penemuan kerangka manusia di wilayah Sukabumi. Sebelumnya, pada Februari 2025, kerangka manusia juga ditemukan di lokasi longsor Pabuaran Sukabumi.​

Taman Nasional Gunung Halimun Salak merupakan kawasan hutan lindung yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi dan sering dijadikan lokasi berburu oleh warga sekitar. Namun, penemuan kerangka manusia ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang untuk memastikan keamanan dan keselamatan di kawasan tersebut.

Berita Terkait

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI
Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Kamis, 30 April 2026 - 08:06 WITA

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WITA

Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar

Berita Terbaru