KEJAM SULSEL Serahkan Bukti Dokumen Peranan Taufan dan Prayitno dalam Proyek Pengadaan Internet Dinas Kominfo Maros

- Admin

Sabtu, 24 Mei 2025 - 12:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Azhari Hamid, S.H.
Ketua Komite Jaringan Aktivis Mahasiswa Sulsel

Mufasyahnews.com, Makassar – Komite Jaringan Aktivis Mahasiswa (KEJAM) Sulawesi Selatan kembali menggelar aksi demonstrasi Jilid II di depan Kantor Kejaksaan Tinggi dan BPK Sulsel. Dalam aksi ini, KEJAM Sulsel menyerahkan sejumlah dokumen dan bukti surat yang mengungkap dugaan keterlibatan dua pejabat, Taufan dan Prayitno, dalam proyek pengadaan layanan internet Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Maros Tahun Anggaran 2021–2023.

Menurut Ketua KEJAM Sulsel, Azhari Hamid, S.H., kedua nama tersebut tercantum sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam proyek yang kini tengah dalam tahap penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Maros.

“Sampel dokumen yang kami serahkan memperlihatkan jelas peran Taufan dan Prayitno selama tiga tahun berturut-turut sebagai KPA dalam proyek belanja internet Dinas Kominfo Maros,” ungkap Azhari.

Ia juga menyoroti lambannya proses hukum karena hingga kini Kejari Maros masih menunggu hasil perhitungan dugaan kerugian negara dari BPK Sulsel. KEJAM meminta agar BPK Sulsel bersikap transparan dan profesional dalam menangani perhitungan tersebut.

“Potensi permainan dalam kasus ini bisa saja berasal dari internal BPKP sendiri. Oleh karena itu, kami mengingatkan agar BPK Sulsel tidak bermain-main dan tidak tebang pilih dalam menentukan ada atau tidaknya kerugian negara,” tegas Azhari.

Dalam orasinya, massa aksi juga mendesak Kejaksaan Tinggi Sulsel untuk mengawal proses penyidikan di Kejari Maros secara ketat. Mereka mencurigai adanya upaya penyelamatan terhadap dua sosok dekat Bupati Maros, yaitu Taufan dan Prayitno, agar tidak dijadikan tersangka.

“Kami mencium adanya pola yang sama seperti pada kasus dugaan korupsi rehabilitasi gedung perpustakaan Maros, di mana orang dekat Bupati tidak dijadikan tersangka, meskipun menjabat sebagai PPTK dan Tim Teknis,” tambahnya.

Dokumen-dokumen yang diklaim sebagai bukti kuat tersebut telah diserahkan kepada Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi S.H., M.H., serta kepada perwakilan BPK Sulsel yakni Kepala Subbagian Humas, I Made Anom Jumitra S.E., Ak., CA., dan Kepala Subbagian Hukum, Ardhinur Bostari S.H., L.L.M.

KEJAM Sulsel menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan menyerukan kepada seluruh aparat penegak hukum untuk tidak tunduk pada tekanan politik dalam menetapkan tersangka.

 

Berita Terkait

TPNPB Klaim Serang Rombongan Freeport di Papua, Satu Prajurit TNI Gugur dan Dua Senjata Dirampas
Pengamat Publik Buka Tabir Ijazah Jokowi, Sensor Dokumen KPU Dibongkar ke Publik
KPK Sita Aset Rp40,5 Miliar Usai Geledah Kantor Bea Cukai dan Rumah Tersangka Kasus Suap Importasi
Polisi Pastikan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tanjung Priok Dalam Kondisi Waras
Diperiksa Polisi, Rocky Gerung Nilai Riset Ijazah Jokowi Sesuai Prosedur Akademik
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Ungkap Dugaan Aliran Dana ke Partai
Polisi Pastikan Reza Oktovian Ada di Lokasi Saat Lula Lahfah Meninggal
Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK Mengenai Kasus Kuota Haji

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:03 WITA

TPNPB Klaim Serang Rombongan Freeport di Papua, Satu Prajurit TNI Gugur dan Dua Senjata Dirampas

Senin, 9 Februari 2026 - 14:12 WITA

Pengamat Publik Buka Tabir Ijazah Jokowi, Sensor Dokumen KPU Dibongkar ke Publik

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:30 WITA

KPK Sita Aset Rp40,5 Miliar Usai Geledah Kantor Bea Cukai dan Rumah Tersangka Kasus Suap Importasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:16 WITA

Polisi Pastikan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tanjung Priok Dalam Kondisi Waras

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:27 WITA

Diperiksa Polisi, Rocky Gerung Nilai Riset Ijazah Jokowi Sesuai Prosedur Akademik

Senin, 26 Januari 2026 - 17:11 WITA

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Ungkap Dugaan Aliran Dana ke Partai

Senin, 26 Januari 2026 - 15:03 WITA

Polisi Pastikan Reza Oktovian Ada di Lokasi Saat Lula Lahfah Meninggal

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:28 WITA

Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK Mengenai Kasus Kuota Haji

Berita Terbaru