Mobil Berlabel SPPG Kedapatan Angkut Babi dan Ayam, BGN Laporkan ke Polisi

- Admin

Jumat, 31 Oktober 2025 - 18:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta –  Sebuah video menampilkan mobil berwarna putih bertuliskan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi viral di berbagai platform media sosial. Mobil yang seharusnya mengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) itu ternyata berisi babi dan ayam hidup.

Menanggapi viralnya video tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa kendaraan itu tidak ada kaitannya dengan lembaganya. BGN bahkan telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan pemilik mobil kepada pihak kepolisian karena dianggap menyalahgunakan nama dan logo resmi lembaga.

“Saya sudah memerintahkan Koordinator Wilayah untuk melapor ke polisi. Ini merupakan bentuk penyalahgunaan identitas dan merek BGN,” ujar Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Nanik menekankan, mobil tersebut bukan bagian dari armada BGN maupun salah satu dapur resmi SPPG di bawah lembaga tersebut. “Kami tegaskan, kendaraan itu bukan milik BGN,” katanya.

Berdasarkan laporan Tim Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas), kejadian itu berlangsung di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Mobil tersebut diketahui dimiliki oleh Yayasan Fahasara Dodo Jamejawa Lasori, lembaga lokal yang baru mengajukan diri sebagai calon mitra SPPG, namun hingga kini masih belum terverifikasi.

“Mereka baru dalam tahap pengajuan kerja sama, jadi belum memiliki hubungan resmi dengan BGN,” tambah Nanik.

Video itu diketahui direkam pada 24 Oktober 2025, lalu baru diunggah ke media sosial Facebook pada 30 Oktober 2025, sebelum akhirnya menyebar luas ke berbagai platform lainnya.

Koordinator Wilayah BGN Nias Selatan telah menemui langsung pemilik mobil dan meminta penjelasan terkait penggunaan logo SPPG serta atribut Badan Gizi Nasional. BGN menilai tindakan tersebut berpotensi menyesatkan masyarakat dan mencoreng nama baik lembaga, terutama dalam pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG)yang sedang digencarkan pemerintah.

Berita Terkait

Guru di Kendari Divonis 5 Tahun, Terbongkar Chat WA Minta Murid Buka Cadar
Guru SMP di Tangerang Diduga Lecehkan Siswi, Dinas Nonaktifkan Pelaku
Jokowi Tegaskan Tak Pernah Resmikan Bandara IMIP di Morowali
Arsul Sani Bantah Isu Ijazah Palsu, Tunjukkan Bukti Wisuda dan Legalisasi KBRI Polandia
Pria 54 Tahun Ditemukan Tewas di Wisma Maros, Diduga Tak Sendirian Saat Check-in
Pelajar di Bandar Lampung Ditangkap Atas Dugaan Pemerkosaan Teman Sekolah
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sulsel Pertanyakan Izin Aktivitas Pergudangan PT Pharma Indo Sukses
Bilqis Bocah 4 Tahun yang Hilang di Makassar Ditemukan di Jambi, Polisi Bongkar Jaringan Perdagangan Anak

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:51 WITA

Guru di Kendari Divonis 5 Tahun, Terbongkar Chat WA Minta Murid Buka Cadar

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:06 WITA

Guru SMP di Tangerang Diduga Lecehkan Siswi, Dinas Nonaktifkan Pelaku

Jumat, 28 November 2025 - 17:04 WITA

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Resmikan Bandara IMIP di Morowali

Senin, 17 November 2025 - 14:25 WITA

Arsul Sani Bantah Isu Ijazah Palsu, Tunjukkan Bukti Wisuda dan Legalisasi KBRI Polandia

Jumat, 14 November 2025 - 14:03 WITA

Pria 54 Tahun Ditemukan Tewas di Wisma Maros, Diduga Tak Sendirian Saat Check-in

Selasa, 11 November 2025 - 14:21 WITA

Pelajar di Bandar Lampung Ditangkap Atas Dugaan Pemerkosaan Teman Sekolah

Senin, 10 November 2025 - 16:38 WITA

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sulsel Pertanyakan Izin Aktivitas Pergudangan PT Pharma Indo Sukses

Senin, 10 November 2025 - 12:55 WITA

Bilqis Bocah 4 Tahun yang Hilang di Makassar Ditemukan di Jambi, Polisi Bongkar Jaringan Perdagangan Anak

Berita Terbaru