Muak Tuntutan Tak Dipenuhi, KPMK dan Warga Balai Kembang Geruduk Kantor DPRD Kab Lutim

- Admin

Sabtu, 27 April 2024 - 08:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Pemuda Mahasiswa Keadilan (KPMK) yang sebelumnya menuntut tanggung jawab dari pemilik pengusaha kandang ayam dan pemerintah desa Balai Kembang

Koalisi Pemuda Mahasiswa Keadilan (KPMK) yang sebelumnya menuntut tanggung jawab dari pemilik pengusaha kandang ayam dan pemerintah desa Balai Kembang

Mufasyahnews.com, Luwu Timur – Koalisi Pemuda Mahasiswa Keadilan (KPMK) yang sebelumnya menuntut tanggung jawab dari pemilik pengusaha kandang ayam dan pemerintah desa Balai Kembang yang menyebabkan pencemaran lingkungan di Desa Balai Kembang Kec Mangkutana Kab Luwu Timur lakukan aksi Demontrasi, Jum’at (26/04/2024).

Hal tersebut mereka lakukan di depan kantor DPRD Kabupaten Luwu Timur pasalnya mereka geram terhadap pemerintah desa dan meminta pihak yang berwenang di DPRD Kabupaten kota agar menindak lanjuti dengan serius persoalan pencemaran Lingkungan yang disebabkan oleh beberapa kandang ayam yang ada di Desa Balai Kembang.

Jendral Lapangan Adriansyah Putra mengatakan pihaknya mendesak pihak DPRD Kab Luwu Timur agar tidak menutup mata dan menangani dengan serius kandang peternakan ayam potong yang mengganggu kenyamanan warga.

“Warga sudah tidak nyaman sekali, keberadaan kandang yang ada di Desa Balai Kembang menjadi tempat berkembang biaknya lalat belum lagi ini masalah sudah lama sekali, sejak 2022 sampai sekarang belum terselesaikan dan pemerintah setempat tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut,” ungkapnya.

Selain itu Adriansyah mengatakan pihaknya sangat menuntut agar Bupati Luwu Timur segera mengevaluasi kinerja pemerintah desa Balai Kembang dan meminta menutup aktivitas peternakan ayam potong tersebut.

“Kasus ini akan dikawal sampai tuntas, sebabnya ini mengenai kemaslahatan warga,” ujarnya.

Aksi demonstrasi itu di respon oleh beberapa anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, hal tersebut akan ditindak lanjuti, akan di RDP kan dan segera mengundang seluruh pihak yang terkait. Itu kata mereka (DPRD),” tutup Adriansyah.

Berita Terkait

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI
Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Kamis, 30 April 2026 - 08:06 WITA

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WITA

Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar

Berita Terbaru