Pengusaha Surabaya Ivan Sugianto Ditangkap: Paksa Siswa SMA Sujud & Gonggong, Terlibat TPPU

- Admin

Jumat, 15 November 2024 - 12:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengusaha Surabaya, Ivan Sugianto, menyampaikan permohonan maaf usai viral atas aksi arogansinya terhadap EN, Paksa seorang siswa SMA Kristen Gloria 2 berlutut dan menggonggong seperti anjing.

Pengusaha Surabaya, Ivan Sugianto, menyampaikan permohonan maaf usai viral atas aksi arogansinya terhadap EN, Paksa seorang siswa SMA Kristen Gloria 2 berlutut dan menggonggong seperti anjing.

Mufasyahnews.com, Surabaya – Pengusaha Surabaya, Ivan Sugianto, menyampaikan permohonan maaf usai viral atas aksi arogansinya terhadap EN, Paksa seorang siswa SMA Kristen Gloria 2 berlutut dan menggonggong seperti anjing.

Dalam rekaman video yang beredar, Ivan menyatakan penyesalannya dan berjanji akan menyerahkan diri ke polisi.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban, pihak sekolah, dan masyarakat atas insiden yang menjadi sorotan publik.

Penangkapan Ivan dilakukan oleh tim Polda Jawa Timur dan Polrestabes Surabaya di Bandara Juanda pada Kamis (14/11). Kini, ia berstatus tersangka atas kasus tersebut.

Kasus ini bermula ketika Ivan merasa tidak terima anaknya, AL, diejek oleh EN.

Ejekan tersebut menyebut kepala AL seperti anjing poodle, yang kemudian membuat Ivan mengambil tindakan dengan mempermalukan EN di depan umum.

EN dipaksa berlutut, menggonggong, dan bersujud sebagai bentuk permintaan maaf.

Lebih jauh, penyelidikan pihak berwajib juga menemukan indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) di rekening milik Ivan Sugianto.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir rekening Ivan serta beberapa rekening terkait Valhalla Spectaclub Surabaya atas dugaan aktivitas ilegal.

Sebelum penangkapannya, Ivan sempat mengungkapkan rasa penyesalan mendalam atas perbuatannya. Ia juga meminta maaf kepada anak dan istrinya karena tindakannya telah mencoreng nama baik keluarga.

Dalam momen haru, Ivan tampak menangis saat menyampaikan permohonan maaf tersebut.

Kasus ini terus berkembang dan menjadi perhatian publik, dengan proses hukum yang kini dijalankan oleh pihak berwajib.

Berita Terkait

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI
Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Kamis, 30 April 2026 - 08:06 WITA

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WITA

Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar

Berita Terbaru