Wali Kota Makassar dan KASAL Laksamana TNI Muhammad Ali Resmikan Monumen MNEK, Warisan Budaya Generasi Bangsa

- Admin

Kamis, 8 Juni 2023 - 08:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan Monumen Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan Monumen Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023

Mufasyahnews.com, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan Monumen Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023, Selasa (06/06/2023).

Dibangun di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Monumen MNEK 2023 didesain khusus oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

“Jadi idenya dari saya langsung. Desainnya saya yang buat,” kata Danny Pomanto usai meresmikan Monumen MNEK 2023.

Danny Pomanto menyampaikan ada makna di setiap bentuknya. Seperti, patung Komodo ikon nasional yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

“Komodo ikon nasional. Jadi komodonya di atas. Kemudian ada bola dunia, dan pedang itu ikon angkatan laut. Pedang poranya, kira-kira begitu. Baru ada 36 tanda tangan dari semua delegasi,” ungkapnya.

Danny Pomanto mengaku tidak pernah membayangkan Kawasan Reklamasi CPI  bisa menjadi bagian dari sejarah MNEK. Latihan non-perang dengan melibatkan Angkatan Laut (AL) dari 36 negara.

“Sekarang monumen itu ada di sini, itu akan selalu mengingatkan kita bahwa MNEK pernah ada di sini. Ini juga akan menjadi warisan budaya bagi generasi penerus kita untuk menceritakan kisahnya melalui bentuk dan simbol,” tutur Danny Pomanto.

Sementara itu, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dalam sambutannya menyampaikan bahwa monumen ini merupakan simbol dari pelaksanaan MNEK ke-4 di Kota Makassar.

Terlebih Makassar merupakan tempat yang sangat strategis khususnya bagi suku Bugis-Makassar yang telah memiliki tradisi melaut selama berabad-abad.

Kata Laksamana TNI Muhammad Ali, ini merepresentasikan komitmen bersama dalam persatuan maritim internasional dan satu arah dalam berkontribusi menjaga perdamaian maritim dalam region.

“Monumen ini juga merupakan simbol apresiasi tertinggi dalam dedikasi dan partisipasi MNEK ke-4,” ucap Laksamana TNI Muhammad Ali.

Berita Terkait

KPK Dalami Mutasi Hakim PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan
Paus Leo XIV Tolak Berdebat dengan Trump, Perdamaian Tetap Prioritas
KPK : Belum Ada Permintaan Keterangan dari Dewas Terkait Kasus Yaqut
Kejagung Kasasi Putusan Bebas Aktivis Delpedro, Aturan KUHAP Jadi Sorotan
Polda Sulut Tegaskan Mutasi Aipda Vicky Bukan Terkait Kasus Korupsi yang Tengah Berjalan
Iklan Film “Aku Harus Mati” Dinilai Meresahkan, Berujung Diturunkan
Dugaan Gratifikasi Kendaraan di Kejari Karo Disinggung DPR
Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR RI: Minta Jaksa Agung Evaluasi Total Kejaksaan Negeri Karo

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:38 WITA

KPK Dalami Mutasi Hakim PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan

Senin, 13 April 2026 - 18:15 WITA

Paus Leo XIV Tolak Berdebat dengan Trump, Perdamaian Tetap Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 20:38 WITA

KPK : Belum Ada Permintaan Keterangan dari Dewas Terkait Kasus Yaqut

Selasa, 7 April 2026 - 19:27 WITA

Kejagung Kasasi Putusan Bebas Aktivis Delpedro, Aturan KUHAP Jadi Sorotan

Senin, 6 April 2026 - 20:15 WITA

Polda Sulut Tegaskan Mutasi Aipda Vicky Bukan Terkait Kasus Korupsi yang Tengah Berjalan

Minggu, 5 April 2026 - 19:41 WITA

Iklan Film “Aku Harus Mati” Dinilai Meresahkan, Berujung Diturunkan

Jumat, 3 April 2026 - 14:45 WITA

Dugaan Gratifikasi Kendaraan di Kejari Karo Disinggung DPR

Jumat, 3 April 2026 - 14:30 WITA

Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR RI: Minta Jaksa Agung Evaluasi Total Kejaksaan Negeri Karo

Berita Terbaru

Nasional

KPK Dalami Mutasi Hakim PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:38 WITA